Wednesday, October 27, 2004

ngeblog dari kampus?

alow semwa....
pa kabar sodara2? he he he...
untuk kalean2 yang ngakses blog dari kampus, saya turut berduka cinta
atas lemotnya akses blog dari kampus, 3 kata untuk kalean : kacian deh loe!!!
hi hi hi... gomen2, bcanda2...

ngomong2, ini juga ngakses blog dari kampus, kok!
Kok, bisa? tentu saja bisa... seperti pepatah bilang :
"banyak port menuju server"
so, banyak jalan juga buat nge-blog!! pengen tahu caranya?
japri ajah,ya?! gak bisa di publish disini euy...
gawat klo ketahuan ngadimin ai3.

oh,ya biar kate dah telat neh aye pengen ngucapin :
"selamat Ramadhan, mohon ma'af lahir dan bathin"
dan supaya ntar gak telat lagi (sapah tahu ntar dakuw gak bisa ngeblog gara2 ketahuan cara ini dan kemudian di tutup ma ai3)
"selamat mudik ke kampung halaman masing2, jangan lupa bawa oleh2,ya!!"

ok deh... ja nee minna...

Thursday, October 14, 2004

Menyambut Bulan Ramadhan

Teruntuk semua karib dan kerabat,

tidak terasa bulan Ramadhan sudah tinggal beberapa saat,
tidak terasa pikul dosa yang kian memberat,
tolong maafkan kawanmu ini,
atas segala ucap dan perbuatan.

kita jelang bulan suci dengan segala khidmat
mengharap ridha dan rahmat dari Allah.
semoga dengan Ramadhan ini,
kita bisa kembali menghadap Sang Terkasih
dalam keadaan suci.
Amin.


intan taufik.


Thursday, September 30, 2004

Ya Allah Ya Tuhanku,sampaikan do'aku untuk mereka di sana

saat ku sendiri melangkah........
tiba-tiba ku berhenti dalam renungan
teman-teman sekaligus keluargaku
dimana ya?

sejenak ku duduk di tepi jalan setapak
tuk berdo'a pada Illaahi Rabbi
Untuk mereka Ya Allah.....

Kini ku tahu bahwa menjalani hidup untuk meraih ridla-Mu
Walau aku masih merintih....merayap....meraung....tuk dapatkan Ridla-Mu
Karena terkadang ku tak tahu bagaimana mestinya agar ku mendapatkan perhatian-Mu

Ya Allah Ya Tuhanku......
kini ku berdo'a tuk teman-temanku........
ampunilah dosa-dosa kami......
panjangkanlah umur kami agar kami mendapat cukup amal dan ibadah
agar kami dapat menghadap-Mu dalam keadaan Khusnul Khatimah dan Shaleh
jangan kau golongkan kami ke dalam orang2 yg kufur nikmat.....orang2 yang terhina.
Ya Allah Ya Rabb........
lapangkanlah hati kami......tenangkanlah hati kami......
tunjukkan kami jalan yang terang....jalan yang kau beri nikmat

Ya Allah Ya Rahman...
sayangilah kami.....
lancarkanlah segala urusan kami........
berikanlah kami jalan yang terbaik....jalan yang terbaik......jalan yang terbaik.

Ya Allah Ya Rahiiim.....
satukanlah kami selalu dalam hati..........
agar kami selalu saling berpelukan....saling mengasihi.....dan saling berdo'a
dalam kesendirianku melangkah....masih terasa mereka memelukku erat.
hingga ku tersadar.....bahwa ku tak sendiri.....

Do'aku tuk mereka selalu Ya Allah....
saat mereka melangkah sendiri di sana......
Do'aku kan selalu memeluk mereka...........................................................selalu.



-tuk kalian yang disana,i always love you all-
-kuzays-

Ya Allah Ya Tuhanku,sampaikan do'aku untuk mereka di sana

Sunday, September 26, 2004

sepi

Keluarga ini terasa sepi. Tiap anggota keluarganya telah pergi entah kemana. Entah karena sedang ada kerjaan, proyek ke luar kota, luar pulau, luar negeri (mungkin). Atau mungkin karena sedang mencari suasana baru saja, dan males untuk 'pulang' ke rumah.

Tapi memang keluarga ini hanyalah keluarga 'maya'. Yang nyata hanya ada di hati, tempat semua anggota keluarga duduk bersama untuk menikmati hari, meracau, makan bersama, tidur, dan melepas lelah.

Ah, memang begitulah adanya. Kita tidak bisa memaksakan dunia untuk mengikuti langkah hati kita. Atau kita yang harus luluh lantah oleh perputaran dunia? Aku tidak tau. Tapi yang pasti, aku ingin semua anggota keluarga ku ini baik-baik saja. Aku ingin mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Aku ingin mereka dapat turut sumbangsih terhadap perbaikan bangsa ini (wah koq jadi muluk-muluk gini ya.... gapapa ah!)

Sudahlah... angin tolong sampaikan salamku pada semuanya.

Thursday, September 09, 2004

Doa Untuk Orang Tua

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan
Pahala yang besar
Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,

atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah
yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,

sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta
rahmat-Mu.

Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.


KH. Abdullah Gymnastiar

- ini dapetnya dari blog orang lain, lupa euy; tapi tadi katanya Ichal dan Dimas minta, jadi aku posting aja sekalian, kali aja yang lain juga mau.

Saturday, August 21, 2004

nongrkong....(again?!!!)

sudah lama nggak nongkrong di tempat pupi.... akhirnya tadi malem nongkrong juga disana. sorenya sempet ketemu piki, yang ternyata juga mau kesana, jadi semakin bulat aja tekadku.

pas disana sudah ada piki dan yadi, dan ternyata kuzays sudah pulang dari madura dengan membawa oleh-oleh jeruk dan bako. tadinya kupikir jeruk kecil itu semacam jeruk nipis (buat apa coba bawa dari madura), dan kalau dicium baunya koq asem ya. tapi kuzays dengan tegas ngomong 'coba dulu'. ya akhirnya dicoba, dan ternyata...... manis! tak lama kemudian oco dateng. kebetulan sebelumnya udah sms-sms-an. kebetulan ada perlu karena perlu ngasih duit..heheheheh. lalu nyusul moe, dan terakhir rizki.



nggak banyak yang dikerjakan (setidaknya pas saya disana), ngobrol ngalor ngidul, terus nonton Kung Pow (yang ternyata sudah saya pernah tonton, tapi beda versi.... tapi mungkin karena saking lamnya dan ringannya film ini, hanya beberapa episode aja yang inget).

kebetulan aja ada kamera digital nganggur, jadi anak2 foto-foto. ini ada beberapa lagi pose. sebenernya ngambil gambarnya cukup banyak, tapi kalau semuanya dimuat disini kan nanti nongolnya lama..heheheh



dan ini adalah yang bawa kamera digital embatan dari kantor :

Thursday, August 19, 2004

mahasiswa ITB 'kurang' dr segi sosial-emosional (?)

dari awal minggu ini kampus sudah mulai rame lagi. ternyata sudah waktunya mahasiswa kembali ke kampus - sesudah cukup lama meliburkan diri dari dunia akademis, atau mengerjakan kegiatan lain di luar kampus. mahasiswa lama sibuk dengan mengambil formulir, ketemu dosen wali, menentukan kelas yang akan diambil, menghitung sks, meminjam pensil 2B untuk isi formulir...dst....dst....dst.



sebagian orang mulai agak panik dengan semakin dekatnya waktu untuk membayar SPP. bagi mereka yang berkecukupan, mungkin hal ini tidak menjadi masalah. tapi bagi mereka yang kurang beruntung, atau sudah memutuskan untuk tidak kembali berpangku tangan ke orang tua.... hal seperti ini mulai menggerogoti. pikiran 'dapet uang dari mana lagi ya?' sering melintas di kepala.

tapi yang baru di kampus adalah MAHASISWA ANGKATAN 2004. semenjak beberapa hari yang lalu, secara bertahap mereka sudah mulai aktif di kampus. ada pengambilan formulir, ada psikotest (di ITB ini mulai diterapkan pada mahasiswa baru semenjak tahun 2000). mereka mengikuti test ini tepatnya di GKU lama. sebuah gedung yang bagi orang baru akan cukup membingungkan karena terlalu banyak tangga. yang menarik adalah siang tadi saya terlibat obrolan singkat dengan salah soerang dosen. katanya mahasiswa ITB, khususnya yang pernah atau bahkan 'sekolah' di BIMBEL, mereka cenderung pintar menghafal dan bukan logika. karena itu sebagian dosen agak berat mengajar karena harus merombak dari awal. tapi tadi sempet juga ketemu salah seorang psikolog yang melakukan test dan menganalisa hasilnya dari beberapa tahun yang lalu. pada dasarnya (umumnya-red), mahasiswa ITB daya hafalnya cukup baik (karena ternyata daya hafal ini termasuk bagian dari intelegensia) -> so overall, intelegensianya baik. TAPI, kemampuan sosial dan emosialnya cenderung kurang. jadi ingat, beberapa waktu yang lalu ada email dari seorang alumni ITB yang kerja di salah satu perusahaan besar di Indonesia. mereka 'protes' sama ITB, karena ternyata lulusan ITB itu 'pintarnya untuk sendiri', atau ya.... kasarnya ya itu tadi, secara sosial-emosional kurang.

Nah... bagi yang merasa sebagai lulusan, atau bahkan calon lulusan ITB, bagaimana perasaan anda? dan persiapan anda untuk menghadapi masa depan?

Monday, August 16, 2004

Dirgahayu Republik Indonesia ke 59

Dari Ninit nya Adit

SI KAKANG & SI TATA


16 - MY PORN

Malam ini jam di dinding menunjukkan 20:44 dan aku sedang meneruskan pekerjaan kantor yang aku bawa ke rumah. Hari Jum’at memang pekerjaanku lebih banyak dari hari-hari biasa. Maka dari itu, aku bawa ke rumah pada Kamis malam untuk mencicil dan Tata sudah mengerti kebiasaan ini. Ia sendiri sibuk dengan personal computer, membuat daftar pengeluaran rumah tangga dalam excell.

”Kaaang...” dari ruang tengah Tata terdengar memanggilku.
”Ya sayang?”
”Neng sebel sama Kakang,” ujar Tata sambil cemberut. Pandangannya lurus ke depan monitor sementara kedua tangan dilipat diatas perut.

Penuh hostilitas

Aku segera menghampiri Tata.
”Kok Neng sebel sih sama Kakang?”
”Itu gara-garanya,” Tata menunjuk ke arah monitor. Aku otomatis langsung melihat. Ooops... ternyata Tata telah ’menemukan’ koleksi gambar-gambar khusus dewasa yang aku simpan di folder bernama ’Windows Temp.’

Oke, sekarang kita bahas sebentar.
Kenapa aku menyimpan gambar-gambar tersebut di folder bernama ’Windows Temp?’ karena terlalu mustahil untuk menyimpannya di folder yang bernama ’My Porn’ misalnya.

”Ngapain sih Kakang, ngoleksi gambar-gambar kayak gitu?”
”Eh... uhm... ehm...”
”Kan sebel liat kayak gitu.”
”Tapi kan buat inspirasi Neng...”
”Inspirasi apa Kang?”
”Yaaa... inspirasi kalo kita... ’itu’...”
”Jadi Neng ga bisa ngasih Kakang inspirasi?”
”Ngga sayang, bukan gitu maksudnya...”
”Trus apa?”
”Neng ngerti dong...”
”Ngga... Neng ga ngerti dan Neng ga mau ngerti. Kakang nih aneh-aneh ajah.”
”Neng... ngga apa-apa kok ya...”
”Ngga apa-apa gimana sih Kang?”
”Maksud Kakang, kita ga perlu berantem kan gara-gara ini?”
”Perlu.”
”Ngga perlu ya Neng...”
”Perluuuu.”
”Neeeng...”
”Pokoknya Kakang harus nge-delete semua gambar-gambar ini,” ujar Tata ketus.

Whaaaaaaaaaaaat? Semua gambar-gambar yang sudah aku kumpulkan dari tingkat III kuliah harus aku delete malam ini? Tidaaaaaaaak...

”Jangan dong sayang... ”
”Pokoknya delete!”
”Ngga!”
”Delete!”

Tiga jam kemudian...

”Delete!”
”Jangan!”
”Deleteeeeeeeeeeeeeeee!”
”Neng, please...”

Tata lalu beranjak. Masih dengan muka dendam, tangan dilipat, kening berkerut.

”Kakang nyebelin.”
”Neng...”
”Delete ngga Kang?”
”Nggg... nggg... kan sayang Neng kalo di delete semua.”

Tata lalu masuk kamar, sebelum menutup pintu terdengar ia berteriak.
”Kakang lebih sayang sama Aria Gi*beeeeeeeeep* daripada sama Neng.”


posted by Ninit